Jumat, 30 November 2012

MENGENAL TENTANG ARRAY


A R R A Y . . .

1.Apa itu array?

Untuk lebih mengerti tentang array, sebelumnya saya akan memberikan contoh.

Jika anda mempunyai beberapa data dengan tipe yang sama, mungkin yang anda pikirkan pertama kali adalah penginisialisasian nilai-nilai tersebut, misalkan :



int angka1;
int angka2;
int angka3;  

angka1 = 1;
angka2 = 2;
angka3 = 3;


Cara tersebut tidak dianjurkan walaupun sebernarnya diperbolehkan karena tidak akan terjadi syntax error. Alas an kenapa tidak disarankan, karena inisialisasi tersebut akan memakan source memory yang banyak, apalagi data tersebut digunakan dengan tujuan yang sama. Proses diatas dapat memperlambat dalam compiling atau saat menjalankan file tersebut.
Di sinilah array berperan penting untuk kasus diatas. Baik Java maupun bahasa pemograman yang lain mempunyai kemampuan identik sama yaitu menyimpan dan membuat list serta mengindeksnya untuk kemudian dibuat dalam 1 variable. Tipe variable inilah yang selanjutnya dinamakan array. Tugas utama array adalah menyimpan atau menampung beberapa data dengan tipe yang sama dan masing-masing dipisahkan oleh slot agar mudah dalam mengindeks dan memanggilnya. Sehingga penulisan data dapat diminimalkan dan karakter dapat dikurangi.

Dapat diasumsikan bahwa array adalah sebuah lemari baju besar yang kemudian dipisahkan oleh beberapa sekat. Yang disebut array adalah lemari. Jenis lemari yaitu lemari baju, menunjukkan bahwa baju merupakan tipe data. Anda juga tahu, jika lemari baju tak mungkin anda campurkan dengan lemari peralatan dapur, seperti halnya dalam array yang harus mempunyai tipe data yang sama. Ruang-ruang yang dipisahkan oleh sekat merupakan slot dimana data akan ditempatkan.

Untuk mendeklarasikan array :
Tuliskan tipe data diikuti tanda “[]” (kurung persegi) kemudian nama identifier dan diakhiri dengan end statement (;).
int [] nama_array;
atau
int nama_array [];

Setelah itu kita harus membuat slot. Dalam perumpamaan dapat dikatakatakan kita akan membuat sekat  untuk lemari baju.
Ketikkan identifier dari array, kemudian  “=”. Tuliskan keyword new setelah itu tanda “[]” (kurung persegi) yang didalamnya diisi jumlah elemen yang anda inginkan, selanjutnya diakhiri end statement (;).

nama_array = new int [100];
atau
int nama_array [] = new int [100];

Untuk menginisiasi nilai dari elemen array tersebut, deklarasikan dengan :


nama_array [index] = nilai ;

contoh :

age [2] = 0;
age [0] = 3;


Ada cara lagi untuk menginisiasi, dan lebih menghemat memory :



int age [] = {3,1,2,5,6};



 Dengan cara tersebut, pembuatan array, instansiasi dan inisisasi dapat dilakukan dalam 1 baris perintah.

2. Pengaksesan Array
Sebuah variabel mau tak mau akan dipanggil. Varibel yang mempunyai nilai lebih dari satu, atau mempunyai elemen akan sulit dipanggil kecuali dengan meyisipkan sebuah angka yang digunakan sebagai penomoran dari elemen-elemen tersebut. Penomoran itu sering disebut indeks/subscript. Indeks itu sendiri mempunyai beberapa aturan, yaitu :
a. Diberikan untuk setiap anggota yang ada dalam array.
b. Dimulai dari data yang paling awal hingga data dalam array berakhir.
c. Untuk peng-indeks-an, dimulai dari 0 (nol) dan berakhir sampai (anggota_array-1)

Pemanggilan element dapat dilakukan dengan cara :


nama_array [index] 

contoh mencetak salah satu elemen array :

system.out.println (age [3]);



Catatan :
 - Setelah anda telah mendeklarasikan sebuah array tipe data numerik, kemudian tidak menginisiasi anggota dari array tersebut, secara otomatis nilai elemen array adalah 0 (nol)
- Namun, ketika tipe array adalah Reference, seperti "String", nilai tidak akan berupa ""/atau null, tapi anda tetap harus array String secara ekplisit.


Kamis, 29 November 2012

MikroTik 5.20 Cracked














Dengan berat hati, saya benar-benar minta maaf karena nggak ada posting. Lagi lumayan sibuk soalnya.

nih linknya..

CLICK HERE

Senin, 26 November 2012

Membuat tab menu pada Blogger

Sebenarnya saya nggak begitu tau sih soal yang beginian. Tapi, salah satu teman saya merajuk untuk sharing soal ini. Akhirnya saya dapat refrensi dari blog Super-Bee untuk membuat tab menu.

Berikut caranya..

1. Login ke account blogger Anda

2. Untuk tampilan blog saat ini, klik template > Edit HTML > Klik Lanjutkan > Beri ceklis/centang pada kotak kecil Expan template widget

untuk tampilan blog lama.
Klik rancangan > Edit HTML > Beri ceklis/centang pada kotak kecil Expand template widget.





3. Temukan kode ]]></b:skin>. Gunakan fitur ctrl + f atau F3 (bukan fitri lho..hehee..) untuk mempermudah pencarian anda.



4. Jika sudah ditemukan, masukkan (copy-paste) kode berikut tepat diatas ]]></b:skin>:


/* Menu Live
----------------------------------------------- */
#Live ul, li{
padding: 0px;
margin: 0px;
}
#Live ul.dropmenu{
position: relative;
margin: 0px;
padding: 1px 0px 0px 0px;
background:transparent url(http://s3.envato.com/files/1075971/images/navigation.png) repeat-x scroll 0 0;
display:block;
height: 35px;
font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;
font-size: 12px;
}
#Live .dropmenu li{
position: relative;
list-style: none;
float: left;
margin: 0px;
padding: 0px;
}
#Live .dropmenu li a{
height: 22px;
padding: 9px 30px 0px 15px;
display: block;
cursor: point;
border-right: solid 1px #4a779d;
color: #FFFFFF;
text-transform: uppercase;
text-decoration: none;
}
#Live .dropmenu li span{
display: block;
float: right;
height: 10px;
width: 10px;
background:transparent url(http://s3.envato.com/files/1075971/images/arrow_up.png) repeat-x scroll 0 0;
position: absolute;
top: 12px;
right: 10px;
}

#Live .dropmenu li a:hover span{
background:transparent url(http://s3.envato.com/files/1075971/images/arrow_hover.png) repeat-x scroll 0 0;
}
#Live .dropmenu li:hover ul, .dropmenu li:hover div{
display: block;
}
#Live .dropmenu ul{
position: absolute;
display: none;
width: 140px;
padding: 0px;
margin: 0px;
border-bottom: 1px solid #ccc;
background: #FFFFFF url(http://s3.envato.com/files/1075971/images/gradient.png) repeat-x scroll 0 0;
}
#Live .dropmenu ul li{
border: 0;
float: none;
}
#Live .dropmenu ul a {
border: 1px solid #ccc;
border-bottom: 0;
white-space: nowrap;
display:block;
color: #0657AD;
text-transform: none;
}

.dropmenu a.selected, .dropmenu a:hover{
color: #0657AD !important;
background: #FFFFFF url(http://s3.envato.com/files/1075971/images/gradient.png) repeat-x scroll 0 0;
}
#Live a.selected span{
background:transparent url(http://s3.envato.com/files/1075971/images/arrow_hover.png) repeat-x scroll 0 0;
}
#Live .dropmenu ul a:hover {
color:#F67A00 !important;
text-decoration: none;
background-color: #F0F0F0;
background-image: none;
}
#Live .dropmenu div ul{
position: relative;
display: block;
}
#Live .dropmenu li div{
background: #FFFFFF url(http://s3.envato.com/files/1075971/images/gradient.png) repeat-x scroll 0 0;
border: 1px solid #ccc;
padding: 5px;
display: none;
position: absolute;
}
#Live .dropmenu li div ul{
border: none;
background: none;
position: relative !important;
}
#Live .dropmenu li div a{
border: none;
border-bottom: 1px solid #ccc;
}

#Live .dropmenu li div div{
display: block;
position: relative;
background: none;
border: none;
}

#Live .dropmenu li div div a{
display: inline;
border: none;
color: #0657AD;
padding: 0px;
margin: 0px;
text-transform: none; /*
text-decoration: underline; */
}
#Live .dropmenu li div div a:hover{
color: #F67A00;
text-decoration: none;
border-bottom: 1px dashed #000;
}

#Live ul.left{
float: left;
width: 145px;
}
#Live ul.right{
float: right;
width: 145px;
}
#Live .small{
color: #666;
font-size: 11px;
padding: 10px 5px 8px 5px !important;
display: block;
clear: both;
}
#Live .products{
width: 300px;
padding: 15px !important;
}
#Live .products ul{
width: 100%;
}
#Live .products ul li{
border-bottom: 1px solid #ccc;
height: 40px;
padding: 10px 0px;
}
#Live .products h2{
font-size: 16px;
padding: 2px 0px 3px 0px;
margin: 0px;
}
#Live .products p{
color: #666;
font-size: 10px;
padding: 0px;
margin: 0px;
}
#Live .products img{
float: left;
padding-right: 10px;
}
#Live .products ul li a{
display: inline;
border: none;
color: #666;
padding: 0px;
margin: 0px;
text-transform: none; /*
text-decoration: underline; */
}
#Live .products ul li a:hover{
color: #000 !important;
text-decoration: none;
background: none !important;
border-bottom: 1px dashed #000;
}

#Live .tutorials{
width: 300px;
}

#Live .profile{
width: 300px;
padding: 15px !important;
}

#Live .profile ul{
width: 100%;
}
#Live .profile ul li{
border-bottom: 1px solid #ccc;
height: 40px;
padding: 10px 0px;
}
#Live .profile h2{
font-size: 16px;
padding: 2px 0px 3px 0px;
margin: 0px;
}
#Live .profile p{
color: #666;
font-size: 10px;
padding: 0px;
margin-left: 120px;
}
#Live .profile img{
float: left;
padding-right: 10px;
border: 1px solid rgb(226, 226, 226);
width: 100px;
height: 100px;
padding: 5px;
margin-top: 17px;
margin-right: 10px;
}

#Live .profile a:hover {
background:none;
}
#Live .login{
padding: 15px !important;
width: 180px;
}
#Live input{
border:1px solid #4A779D;
padding: 3px 8px;
margin-bottom: 8px;
width: 164px;
}
#Live label{
padding: 0px 0px 4px 0px;
display:block;
}
#Live button{
background: #4A779D url(http://s3.envato.com/files/1075971/images/navigation.png) repeat-x scroll 0 0;
color: #FFF;
border:1px solid #4A779D;
padding: 4px 10px;
width: 180px;
}

5. Lakukan pencarian pada </head>. Setelah ketemu, masukkan kode berikut :


<!-- Live Menu by Blackhiden -->
<script src='http://reog.googlecode.com/files/jquery.js' type='text/javascript'/>
<script src='http://reog.googlecode.com/files/dropmenu.js' type='text/javascript'/>
<script>
$(document).ready(function(){
$(&quot;#nav-one&quot;).dropmenu();
});
</script>

6.  Tambahkan kode dibawah ini pada bagian Header Blog atau pada bagian <body> atau jika template masih standar letakkan pada bagian <div id='outer-wrapper'>. Tapi, beberapa template yang memiliki struktur kode yang berbeda, saya meletakkan kode berikut ini dibawah tag penutup </header> (masing-masing template berbeda).


<div id='Live'>
<ul class='dropmenu' id='nav-one'>
<li>
<a href='#'>Home</a>
</li>
<li>
<a href='#'>Forum</a>
<ul>
<li><a href='#'>Support</a></li>
<li><a href='#'>Help</a></li>
<li><a href='#'>Examples</a></li>
<li><a href='#'>Your work</a></li>
</ul>
</li>

NB : yang saya cetak hijau, adalah label yang akan ditampilkan pada tab. Untuk tanda '#' (pagar), gantikan dengan url anda.



 7. Klik pratinjau untuk melihat hasil sementara, jika tidak mengalami masalah, kemudian save dan lihat hasilnya. Jika ada peringantan, save kembali. Blogger akan memperbaiki secara otomatis.

8. Selesai.

Selain cara ini, anda mungkin akan lebih mudah mendownload template yang telah tersedia tab menunya dan tinggal mengganti label dan urlnya.








Semoga cara ini berhasil dan tidak membuat anda bingung.
.