Kamis, 04 April 2013

Warna Daun - Mereka Begitu Indah Walaupun Hanya Sekedar Daun


Bumi mengelilingi matahari dan matahari menyinari bumi. Tapi tak semua permukaan bumi terkena pancaran matahari. Selain diakibatkan oleh perbedaan gari lintang ( semakin besar nilai garis lintang semakin sedikit cahaya yang didapatkannya) juga karena terjadi kimiringan sudut bumi yang mengakibatkan pada waktu tertentu sebagian wilayah bumi  mengalami malam terpanjang.

Oleh karena tidak meratanya pancaran sinar matahari dan perbedaan volume, dan araha angin bertiup, dibeberapa wilayah terjadi perbedaan musim.

Apa hubungannya dengan warna daun?

Dibeberapa Negara mengalami 4 musim. Pada waktu musim panas, warna daun yang terlihat adalah hijau. Hal ini dikarenakan pada waktu musim panas merupakan waktu yang paling efektif untuk memproduksi makanan pada  “pabrik” daun.

Daun yang aktif mempunyai pigmen atau zat warna yang disebut klorofil. Inilah yang membuat daun berwarna hijau pada musim panas. Sebenarnya ada juga pigmen-pigmen lainnya yang membuat daun  nampak berbeda, hanya saja kita tidak dapat melihatnya. Itu disebabkan karena klorofil lebih mendominasi dari pada pigmen lain.

Pigmen santofil menyebabkan daun berwarna kuning, karotin menyebabkan warna oranye, dan antosianin memunculkan warna merah terang.



Pada musim panas, yang dapat dilihat hanyalah warna hijau yang ditimbulkan oleh klorofil. Namun pada waktu musim dingin persediaan makanan yang ada didalam daun mulai keluar dari ranting cabang batangnya.
Sekarang, pertanyaan tentang macam daun terjawab. Musimlah yang membuat perbedaan warna daun. Karena tidak ada lagi makanan yang diproses pada musim dingin, maka klorofil dihancurkan. Ketika pigmen klorofil juga hilang, pigmen yang lainnya pun nampak. Pada daerah yang mengalami 4 musim, orang dapat menikmati setiap pohon yang dihiasi daun penuh warna indah.