Rabu, 19 November 2014

Big Hero 6 Review | Movie

Big Hero 6
Big Hero 6


Udah pada ngarti belum movie Big Hero 6?

Yaps, film yang di produksi oleh Walt Disney Production ini secara resmi rilis di Indonesia pada 5 November 2014 kemaren. Disutradarai oleh Don Hall ditemani oleh Chris William (salah satu pengisi suara Frozen, 2013) merupakan film 3D animasi yang ke 54 Disney. Terinspirasi dari komik Marvel berjudul: Big Hero 6 ,film yang berdurasi 53:57 ini merupakan film yang lumayan singkat, dibandingkan dengan film pada umumnya. Namun dengan waktu yang singkat itu, Don Hall mampu mengemas genre Sci-Fi, Comedy, Action dan Drama menjadi satu film super hero.

Film ini memang mempunyai latar belakang science, namun tak jarang aksi-aksi komedi yang dilakukan oleh tokoh utama bersama kawan-kawannya juga mampu mengocok perut >,< .

Setelah lebih dari 30 menit, ketegangan mulai terasa. Para tokoh dihadapkan dengan musuh yang lumayan tangguh, bahkan sulit dihadapi karena ternyata musuh tersebut adalah orang yang mereka kenal. Ketegangan memuncak saat para tokoh utama secara bersama-sama menghadapi musuh. Aksi seru pun, tak terelakan.

Di berberapa scene, ada saat-saat dimana tokoh utama dilanda kesedihan, diantaranya saat kakak dari tokoh utama meninggal dan saat sahabat terbaiknya harus berpisah.

Untuk prosentase unsur genre:

Sci-Fi : 55
Comedy : 20
Action : 15
Drama : 10

Entah kenapa, dari setting dan nama tokoh serasa pergi berada di Asian (Terutama Jepang dan China). Bahkan ketika salah satu tokoh meninggal, tradisi dalam memperingatinya pun udah kayak di Jepang.

Sinopsis:

Berkisah tentang seorang anak jenius bernama Hiro Hamada, anak berusia 14 tahun yang mendedikasikan dirinya sebagai perancang robot. Dia telah membuat sebuah robot mini (Mikrobot) yang dikendalikan oleh perangkat yang terhubung ke sistem syarafnya secara magnetik. Setelah selesai mempresentasikan teknologinya pada salah satu ajang pameran, perusahaan bernama Krei Tech, dipimpin oleh Krei berminat dan berencana menawarkan kerja sama. Hiro tidak setuju. Selain dia mendapatkan bujukan dari Prof. Callaghan (Orang yang menyelenggarakan pameran), dia juga tidak ingin projek terbesarnya diuangkan. Namun, secara keseluruhan, proyek Hiro berhasil dan Prof. Callaghan menawarkan untuk meneruskan proyek tersebut di universitasnya.

Beberapa saat setelah Hiro keluar dari gedung, kebakaran terjadi. Tadashi (kakak Hiro) berusaha masuk untuk menyelamatkan Prof. Callaghan. Tapi naas, tidak lama Tadashi masuk gedung malah meledak. Sepeninggal Tadashi, Hiro merasa terpukul dan stress berat. Dia tidak mood untuk melakukan aktifitasnya sehari-hari. Bahkan, dia tidak menyentuh makan paginya ketika bibi Cass mengantarkan makan siang.

Disaat itulah, robot kesehatan bernama Baymax aktif. Robot Baymax mendeteksi adanya kesalahan fisik dan mental dalam tubuh Hiro. Baymax bersedia melakukan apa saja yang diinginkan Hiro, selama kondisi mental Hiro bisa membaik. Pada saat itu, salah satu Mikrobot dalam saku celana Hiro bereaksi. Padahal dia hanya akan bereaksi ketika Mikrobot sedang bersama. Iseng-iseng Hiro menyuruh Baymax mencari dimana lokasi Mikrobot yang lain, berdasarkan reaksi dari Mikrobot yang dia pegang. Tidak disangka, dari yang awalnya iseng, malah menjadi sebuah kepanikan. Baymax benar-benar mencari arah kemana Mikrobot itu akan bereaksi lebih kuat. Mau tidak mau, Hiro harus mengikuti Baymax hingga dia sampai ke suatu tempat.

Reaksi Mikrobot sangat kuat, ketika mereka sampai pada sebuh gudang. Dari sinilah, Hiro mengetahui bahwa Mikrobot yang dia presentasikan itu tidak hancur dalam kebakaran, melainkan dicuri oleh seseorang, kemudian memproduksikannya secara masal.



YOSH!!
Sampai disini aja ya, untuk selanjutnya tonton sendiri.

Berikut trailer-nya:
PS: Pastikan CC ato subtitlenya aktif ya :D



Untuk yang lagi nyari OST/Theme song, disini nih, lengkap:





(Size: 115.0 MB)