Senin, 28 Desember 2015

Research System and Analysis Corporation (RSAC)


Apa itu RSAC
Research System and Analysis Corporation (RSAC) adalah sebuah komunitas tidak resmi yang ada di Universitas Muhammadiyah Jember. RSCA sendiri berdiri karena mempunyai latar belakang yang buruk sekaligus kocak. Aktifitas rutin RSAC adalah melakukan diskusi bersama pada setiap kamis malam. Topik yang didiskusikan tidak jauh dari keamanan komputer, inovasi baru, dan membahas lomba-lomba sebelumnya.

Komunitas ini bersifat terbuka, artinya setiap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember bisa bergabung di komunitas ini. Tidak terbatas pada jurusan ataupun fakultas. Namun, harapan kedepannya RSAC dapat mengundang komunitas dari luar untuk belajar bersama dalam satu tempat.

Sejarah
Sejarah berdirinya cukup buruk sekaligus kocak. Setelah pagelaran seminar akbar dan workshop SWITCH (Seminar & Workshop Information Technology) yang dihadiri oleh praktisi IT terkemuka, Universitas Muhammadiyah Jember diundang untuk mengikuti ajang perlombaan Indonesian Cyber Army (ICA) 2013 di Samarinda. Dari universitas diharapkan untuk mempersiapkan peserta untuk kemudian diberangkatkan ke Samarinda.

Para dosen muda di Universitas Muhammadiyah Jember telah mempersiapkan para calon peserta untuk mengikuti ICA yang dilaksanakan di Samarinda. Di mulai dari seleksi peserta yang pada waktu itu "diloloskan" semuanya, pembentukan tim masing-masing terdiri dari 3 orang, hingga challenge akhir yang jika lolos akan diberangkatkan di Samarinda. Challenge yang diberikan yaitu, penetration testing terhadap sebuah website (untuk kategori CTF Hacking) dan analisa beberapa file seprti .rar dan .pdf (untuk kategori CTF Forensic). Trainning dilakukan selama kurang lebih 3 minggu. Walaupun begitu, banyak sekali mahasiswa yang menyerah sebelum menyelesaikan tantangannya.

Detik-detik akhir tim diberangkatkan, tiba-tiba muncul kabar bahwasanya pemberangkatan dibatalkan karena tersendat oleh dana. Sontak semua tim langsung tidak berkutik. Mau gimana lagi, memang penentuan keberangkatan sangat bergantung pada dana yang anggarkan oleh kampus. Beberapa tim memutuskan untuk, "Ya udahlah kalo nggak berangkat, mau gimana lagi", beberapa lagi "Kita harus tetap semangat, semoga tahun depan bisa berangkat". Untuk tim yang masih semangat, ada kisah lumayan lucu yang terjadi diantara mereka.

Suatu malam, tim tersebut datang ke kampus untuk belajar bersama. Sebelumnya, memang sudah ada kesepakatan bahwa malam itu orang-orang tersebut harus datang. Saya benar-benar ingat, hari itu adalah hari selasa, dimana satu tim yang terdiri dari mas Hengky (graduated), mas Defri (lagi ngajuin proposal), mas Rizky (graduated), mas Gaga (graduated) dan mas Fahmi (pengerjaan skripsi) datang untuk belajar bersama. Mereka semua adalah para kakak angkatan saya, yang masih bersemangat untuk belajar setelah merasa dikecewakan oleh pihak kampus. Didampingi oleh bapak Triawan, kami semua diberikan fasilitas kampus sebagai sarana belajar.

Iseng-iseng Bapak Triawan menyarankan kami untuk membuat sebuah komunitas yang digunakan sebagai wadah untuk menampung semua aspirasi dan inspirasi berkaitan dengan riset teknologi informasi. Komunitas tersebut nantinya tidak hanya kami sebagai anggotanya, melainkan semua mahasiswa juga dapat ikut untuk berkontribusi didalamnya. Tidak terbatas pada jurusan atau fakultas, selama mahasiswa tersebut menempuh kuliah di Universitas Muhammadiyah Jember, mereka dapat ikut dalam diskusi tersebut. Harapannya untuk kedepannya nanti, kami dapat mengundang komunitas dari luar untuk bergabung dalam acara diskusi bersama.

Setelah diputuskan untuk membuat komunitas, akhirnya kami sepakat untuk membentuk struktur organisasi. Walaupun sifatnya komunitas, struktur organisasi juga penting. Tak lama, struktur organisasi pun jadi. Selanjutnya adalah nama. Nama ini yang agak sulit untuk diputuskan. Karena, masing-masing dari kami mempunyai usulan tersendiri. Ada yang bilang, "Nama Universitas harus ada", "Inisial nama founder harus ada", "Nama harus mempunyai makna visi dan misinya","Nama harus ada 'Teknologi' nya " dan lain-lain. Setelah ada sedikit perdebatan akhirnya diputuskan juga nama RSAC.

Latar Belakang RSAC
Jika dibilang latar belakang, mungkin agak lucu ya. Karena terbentuknya RSAC ini berkat gagalnya kami berangkat ke ajang perlombaan ICA 2013 di Samarinda. Jikapun nanti kami berangkat, mungkin hanya sebatas beberapa hari saja kita berkumpul, selebihnya nggak akan ada lagi acara ngumpul bareng setiap malamnya.

Introduction
Untuk perkenalan, saya sediakan slide presentasi RSAC untuk pertama kali (Klik disini) - eh ternyata filenya nggk ketemu, hehe

Gallery


Greet and meet RSAC

Say "Hi" untuk mereka
Cyber Defense Competition 2015
Saya ^^

Mas Hengky

Dely
Cyber Jawara 2014

Wifi corner alun-alun kota Jember

Battle till the end (lomba hingga siang-malam hari)
Jangan diganggu yaa

Harapan saya adalah, semoga komunitas ini tetap berlanjut dan saya mampu untuk meneruskan hingga generasi selanjutnya.

Minggu, 13 Desember 2015

Deteksi Netcut (Atau ARP Poisoning) Menggunakan Wireshark Pada Kali Linux



Beberapa minggu ini, saya merasa terganggu sekali dengan adanya gejala pada jaringan saya di kos. Kalo ngomongin hipotesa sih punya, tapi karena saya dituntut untuk tidak su'udzon akhirnya saya tetep positif dan memikirkan segala kemungkinan (walaupun sebenernya, "su'udzon" saya tidak saya hilangkan). Beberapa hari setelah tetap berpikir positif, akhirnya saya ngalah dan menyerahkan segalanya pada naluri saya, yang pada saat itu lebih milih "su'udzon" - Ampunilah hambamu Tuhan.... :'( .

Senin, 07 Desember 2015

Aplikasi Android Pencari Judul Musik (Shazam)

Aplikasi Android Pencari Judul Musik (Shazam)

Terkadang rasa jenuh, bosan serta suntuk datang secara tiba-tiba. Beberapa orang biasanya lebih memilih melakukan hobi, menonton video atau mungkin mendengarkan musik. Mendengarkan musik merupakan cara tersimpel saat anda ingin membunuh rasa bosan yang menghampiri.

Disini siapa sih yang nggak suka musik?
Benda abstartk ini memang sering dijumpai (baca: didengar) mengiringi acara atau tontonan yang sedang dilihat misalnya pada film, sinetron, acara nikahan, dan acara lainnya. Biasanya musik yang sengaja diputar adalah musik yang enak didengar. Hal tersebut bertujuan sebagai obat penghilang jenuh, sebagai teman saat bekerja, istrahat atau mungkin memang sedang iseng. Seolah musik memang tidak bisa dipisahkan lagi dari kehidupan sehari-hari.

Musik yang sering didengar adalah musik yang memang judulnya sudah diketahui sebelumnya. Memainkannya secara berulang-ulang hingga akhirnya diri sendiripun merasa bosan. Suatu hari, di televisi terdapat acara yang diringi sebuah musik. Musik tersebut sangatlah bagus dan ingin sekali untuk disimpan yang nantinya akan dimainkan lagi dilain kesempatan. Namun televisi tersebut tidak mencantumkan judul musik yang saat itu diputar. Jadi, bagaimana solusinya?

Shazam merupakan sebuah aplikasi Android yang berfungsi untuk menemukan judul musik berdasarkan suara yang direkam. Jadi ketika ada sebuah musik yang sedang dimainkan tapi tidak tau judulnya, tinggal jalankan aplikasi Shazam, aktifkan, kemudian dekatkan microphone ke sumber suara. Shazam secara otomatis akan mencari judul musik tersebut pada database nya. Jika ditemukan, judul dan penyanyi akan ditampilka. Tapi jika tidak, Shazam akan memberitahukan bahwa judul dari musik tersebut tidak tersedia.

Untuk lebih detailnya, silahkan mengikuti cara dibawah ini:

Langkah 1: Download dan install dahulu aplikasi Shazam DI SINI

Langkah 2: Jalankan Shazam yang sebelumnya telah diinstal
Langkah 3: Tap (sentuh) lingkaran yang bertuliskan Touch to Shazam

Langkah 4: Shazam sedang mencari musik pada database.

Langkah 5: Jika Shazam menemukan hasilnya, maka judul serta penyanyinya akan ditampilkan.


Semoga aplikasi ini dapat membantu untuk membantu rasa bosan yang datang.

Jumat, 04 Desember 2015